Xiaomi Rilis HyperOS 4 Bawa Desain Transparan dan Fitur AI

Xiaomi Rilis HyperOS 4 Bawa Desain Transparan dan Fitur AI

Xiaomi resmi memperkenalkan HyperOS 4, sistem antarmuka terbaru yang menggantikan HyperOS 3, pada 13 Agustus 2026 di pasar China. Sehari kemudian, perusahaan teknologi asal Tiongkok ini membuka program uji coba beta publik untuk pengguna domestik, sementara peluncuran versi global dijadwalkan menyusul dalam beberapa bulan ke depan. Pembaruan kali ini tidak hanya sekadar penyegaran visual, melainkan membawa perombakan menyeluruh pada desain antarmuka, peningkatan performa sistem, efisiensi baterai yang lebih baik, serta sejumlah fitur kecerdasan buatan yang lebih canggih.

Desain Transparan “Soft Light Glass” yang Memikat Mata

Perubahan paling mencolok dari HyperOS 4 terletak pada bahasa desain barunya yang diberi nama Soft Light Glass. Pendekatan ini menghadirkan elemen semi transparan dengan efek pembiasan cahaya yang menyebar di berbagai komponen sistem—mulai dari Quick Settings, tombol menu, widget, folder, hingga elemen antarmuka lainnya. Tampilannya memang mengingatkan pada iOS 26 milik Apple, meski Xiaomi mengklaim telah menghadirkan sentuhan visual yang berbeda dan khas. Desain ini menciptakan kesan kedalaman dan lapisan yang memberikan pengalaman visual lebih dinamis dibanding generasi sebelumnya.

Tak hanya soal estetika, Xiaomi juga memperkaya opsi kustomisasi layar kunci dengan memungkinkan pengguna mengatur ulang ukuran jam serta mengelompokkan notifikasi secara bertumpuk. Sementara itu, Integrated Device Centre mendapat tata letak baru yang mempermudah perpindahan koneksi antarperangkat dalam ekosistem Xiaomi. Sejumlah aplikasi bawaan seperti Phone kini menampilkan tab bawah yang mengambang, sementara aplikasi Gallery diperkaya dengan efek blur yang lebih halus. Menariknya, sistem juga mampu memutar orientasi aplikasi floating secara mulus saat pengguna beralih antara mode potret dan lanskap—detail kecil yang meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan. Pengguna juga dapat mengubah ukuran folder dan mengelompokkan widget sesuai preferensi, memberikan fleksibilitas personalisasi yang lebih luas.

Performa Lebih Responsif dengan Bantuan Kecerdasan Buatan

Di balik tampilan yang memukau, Xiaomi mengklaim telah mengoptimalkan arsitektur internal HyperOS 4 untuk menurunkan konsumsi memori dan mempercepat respons sistem. Xiaomi merancang ulang lingkungan runtime aplikasi agar aplikasi bawaan dapat berjalan lebih efisien. Kejadian frame drop selama penggunaan jangka panjang turun drastis hingga 28,9 persen—angka yang cukup signifikan bagi pengguna yang mengandalkan ponsel untuk multitasking intensif.

Peningkatan performa ini tak lepas dari peran kecerdasan buatan yang bekerja di latar belakang. Sistem kini mampu memprediksi sumber daya apa yang akan dibutuhkan pengguna selanjutnya, lalu memuatnya ke RAM terlebih dahulu sehingga siap digunakan saat diperlukan. Hasilnya, pengalaman menggunakan perangkat terasa lebih responsif dan minim jeda. Pada aplikasi Gallery, misalnya, kecepatan menggulir thumbnail foto melonjak hingga 90 persen lebih cepat, sementara algoritma pemrosesan HDR yang disempurnakan kini hanya membutuhkan waktu 240 milidetik—lebih cepat dibandingkan 310 milidetik di generasi sebelumnya. Daya tahan baterai juga ditingkatkan dibanding HyperOS 3, memastikan perangkat dapat bertahan lebih lama dalam penggunaan sehari-hari.

Super AI Assistant 2.0 dan Fitur Inspiration Ball

Xiaomi mengerahkan model bahasa besar buatannya, MiMo, untuk menggerakkan fitur Super AI Assistant 2.0. Asisten pintar ini hadir dengan kemampuan yang lebih komprehensif: mentranskrip pesan suara, mencari foto di galeri, membantu merencanakan perjalanan, hingga mengontrol perangkat rumah pintar. Ketika sedang memproses permintaan, asisten ini menampilkan indikator di Xiaomi Super Island—area di sekitar kamera depan—sebelum menampilkan antarmuka penuh saat jawaban sudah siap.

Salah satu inovasi menarik adalah fitur Inspiration Ball, yang bertindak sebagai penunjuk konteks cerdas. Pengguna cukup menggeser bola ini ke sebuah alamat dan memberi perintah suara seperti “navigasi ke sini”, maka aplikasi peta akan terbuka secara otomatis dengan tujuan yang sudah tercantum. Pendekatan ini menawarkan cara interaksi yang lebih intuitif dan menghemat langkah-langkah manual yang biasanya diperlukan.

29 Perangkat Dijadwalkan Terima Pembaruan Bertahap

Xiaomi telah mengumumkan daftar 29 perangkat—mencakup ponsel pintar dan tablet—yang akan menerima HyperOS 4 dalam tiga gelombang. Gelombang pertama diluncurkan pada 14 Agustus 2026 untuk seri Xiaomi 17 (termasuk varian Ultra, Ultra Leica Edition, Pro Max, dan Pro), Redmi K90 (termasuk Pro Max, Pro Max Champion Edition, dan varian standar), serta Xiaomi Pad 8 dan Pad 8 Pro. Gelombang kedua dijadwalkan pada 27 Agustus 2026 untuk seri Xiaomi 17 Max, Xiaomi 17T (Pro dan standar), Xiaomi 15 (Ultra, Ultra Dual Satellite Edition, 15S Pro, Pro, dan standar), Redmi K90 Max, Redmi K90 Supreme Edition, dan Redmi K Pad 2. Sementara gelombang ketiga akan tiba pada 17 September 2026, mencakup Redmi K100 Pro Max, Redmi K100 Pro, Redmi K80 (Pro, Supreme Edition, dan standar), Xiaomi MIX Flip 2, Xiaomi Pad 7 Ultra, serta Xiaomi Pad 7S Pro 12.5.

Perlu dicatat bahwa jadwal ini masih terbatas untuk pasar China, dan Xiaomi belum mengumumkan kapan versi global akan diluncurkan. Namun dengan jejak rekam peluncuran sebelumnya, pengguna di luar China kemungkinan akan menerima pembaruan dalam beberapa bulan mendatang setelah fase beta di pasar domestik selesai. HyperOS 4 menandai upaya serius Xiaomi untuk tidak hanya mengejar kompetitor dalam hal desain, tetapi juga mendorong batas kemampuan perangkat melalui optimalisasi performa dan integrasi kecerdasan buatan yang lebih dalam ke dalam pengalaman pengguna sehari-hari.

Sumber

Similar Posts