Spotify Rilis Fitur User Notes dan Running Mode Berbasis AI

Spotify Rilis Fitur User Notes dan Running Mode Berbasis AI

Spotify kembali memperkaya ekosistem layanannya dengan menghadirkan dua fitur baru yang dirancang untuk memperdalam pengalaman personal pengguna. Pada akhir Juli 2026, platform streaming musik terbesar ini secara resmi meluncurkan User Notes yang memungkinkan pengguna menambahkan catatan pribadi pada lagu-lagu favorit, sekaligus memperkenalkan Running Mode berbasis AI khusus untuk para pelari yang gemar berolahraga sambil mendengarkan musik. Kedua fitur ini mencerminkan upaya Spotify untuk tidak sekadar menjadi platform pemutar musik, melainkan ruang yang lebih personal dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.

User Notes: Jejak Kenangan di Balik Setiap Lagu

Fitur User Notes hadir sebagai cara baru untuk menjadikan playlist lebih bermakna. Tersedia bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas—baik yang menggunakan paket gratis maupun Premium—fitur ini memungkinkan pengguna menulis catatan atau kenangan terkait lagu tertentu di dalam playlist mereka. Misalnya, Anda bisa mencatat bahwa sebuah lagu pertama kali didengar saat berjalan-jalan di Paris, atau justru mengingatkan pada momen kencan pertama yang tak terlupakan.

Cara menggunakannya pun cukup sederhana: pengguna tinggal membuka menu tiga titik di samping nama lagu, lalu memilih opsi “Add note” untuk mengetik dan menyimpan catatan. Yang menarik, catatan ini tidak bersifat privat—siapa pun yang dapat melihat playlist tersebut juga bisa membaca catatan yang ditambahkan, lengkap dengan nama pengguna yang menulisnya. Menurut Spotify, User Notes dirancang untuk mengubah playlist dari sekadar kumpulan lagu menjadi ruang personal yang menyimpan konteks dan momen di balik musik yang kita cintai. Fitur ini juga menjadi pembeda Spotify dari kompetitor seperti Apple Music dan YouTube Music, yang belum menawarkan pengalaman serupa.

Running Mode: Playlist Cerdas yang Mengikuti Tempo Lari

Di sisi lain, Running Mode merupakan respons Spotify terhadap tingginya permintaan pengguna untuk konten berbasis kebugaran. Fitur yang dapat diakses melalui menu Fitness Hub ini khusus tersedia bagi pelanggan Premium dan saat ini baru diluncurkan di aplikasi iOS untuk tujuh negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia. Running Mode menawarkan 25 preset playlist yang dapat disesuaikan dengan jenis latihan—mulai dari interval run, steady run, hingga pyramid run—serta durasi olahraga, target beats per minute (BPM), dan preferensi genre musik.

Berbeda dengan fitur Spotify Running yang pernah ada pada 2015 dan kemudian dihentikan pada 2018, Running Mode tidak mengandalkan sensor ponsel untuk mendeteksi kecepatan lari secara otomatis. Sebaliknya, pengguna perlu memasukkan parameter latihan mereka secara manual di awal. Setelah itu, AI akan menyusun playlist dengan transisi antar lagu yang mulus sesuai ritme dan intensitas latihan yang telah ditentukan. Spotify mengklaim bahwa pendekatan ini memberikan pengalaman yang lebih personal dan terarah dibandingkan sekadar mencocokkan musik dengan langkah kaki secara otomatis.

Panduan Suara dan Integrasi Konten Kebugaran

Tak hanya memutar musik, Running Mode juga dilengkapi dengan panduan suara opsional dalam bahasa Inggris yang memberikan instruksi selama sesi latihan. Panduan ini berfungsi seperti teman lari virtual yang memberi tahu pengguna saat memasuki fase tertentu—misalnya pemanasan, pergantian interval, atau pendinginan—tanpa mengganggu musik yang sedang diputar. Menurut Spotify, fitur ini dirancang untuk memberikan motivasi dan arahan tepat waktu, menjadikan pengalaman berlari lebih terstruktur dan menyenangkan.

Peluncuran Running Mode ini juga tidak lepas dari konteks yang lebih luas. Beberapa bulan sebelumnya, aplikasi olahraga populer Strava mengumumkan penghentian integrasi Spotify dari fitur Record-nya, yang sebelumnya memungkinkan pengguna mengontrol pemutaran musik langsung dari aplikasi Strava. Dengan hadirnya Running Mode, Spotify kini mengambil alih pengalaman tersebut dan menghadirkannya langsung di dalam aplikasinya sendiri. Langkah ini juga sejalan dengan kemitraan Spotify bersama Peloton yang diumumkan pada awal tahun ini, yang turut memperluas konten kebugaran di platform.

Strategi Personalisasi Berbasis AI

Kedua fitur baru ini merupakan bagian dari strategi Spotify untuk terus memperkuat personalisasi berbasis AI. Running Mode sendiri dikembangkan berdasarkan data penggunaan fitur Prompted Playlists yang diluncurkan tahun lalu, di mana permintaan playlist bertema kebugaran dan olahraga menjadi salah satu yang paling populer. Dengan demikian, Spotify tidak hanya merespons tren, tetapi juga mengantisipasi kebutuhan pengguna yang terus berkembang di luar sekadar mendengarkan musik.

Meskipun User Notes dan Running Mode masih terbatas pada pasar tertentu, kehadiran keduanya menunjukkan arah yang jelas: Spotify ingin menjadi lebih dari sekadar layanan streaming, melainkan ekosistem digital yang mendukung gaya hidup dan kebiasaan pengguna secara holistik. Dengan personalisasi yang semakin mendalam dan fitur-fitur yang melampaui fungsi dasar pemutar musik, Spotify terus berupaya mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di tengah persaingan yang semakin ketat.

Sumber

Similar Posts