Pemantauan Satelit dan Dampak Karhutla Gambut Indonesia 2026

Pemantauan Satelit dan Dampak Karhutla Gambut Indonesia 2026

Pemantauan Satelit dan Dampak Karhutla Gambut Indonesia 2026 catat krisis. Satelit Aqua NASA dan Copernicus Sentinel-2 Uni Eropa deteksi ratusan titik api. Lokasi Kalimantan. Waktu 1-2 September 2026. Instrumen MODIS dan VIIRS rekam anomali panas lahan gambut. Asap tebal sebar ke Malaysia. Data satelit masuk sistem SiPongi. Pantau langsung.

El Nino Kuat Picu Karhutla Gambut Indonesia

El Nino kuat dan Indian Ocean Dipole picu kekeringan ekstrem. Lokasi Indonesia. Mulai Agustus 2026. Laporan BMKG catat 90 persen wilayah nirkemhujan awal Agustus. Lahan gambut kering. Api mudah sebar. Padamkan api sangat sulit.

Proyek drainase rawa gambut 1990-an turunkan muka air tanah drastis. Peneliti University of Maryland sebut modifikasi lahan hilangkan kelembapan alami. Lahan kering picu lonjakan aktivitas kebakaran. Skala samai krisis karhutla 1997 dan 2015.

Robert Field dari Columbia University kembangkan Global Fire Weather Database. Field sebut aktivitas api naik tajam. Api bakar material organik bawah tanah. Nyala perlahan. Suhu rendah. Prediksi api nyala hingga hujan turun. Waktu Oktober atau November 2026.

Pemantauan Satelit Catat Emisi Karbon dan Titik Panas

Platform SiPongi Kementerian Kehutanan gunakan data satelit MODIS dan VIIRS. Pandu petugas lapangan tangani kebakaran. SiPongi catat 946 titik panas seluruh Indonesia. Waktu 31 Agustus 2026. Sensor satelit sering gagal deteksi api. Terhalang asap tebal, kanopi hutan, api bawah permukaan.

Kebakaran gambut hasilkan partikel halus tiga kali lipat. Sulfur dioksida lima kali lipat lebih banyak dari kebakaran biasa. Karbon organik tiga kali lipat. Emisi sebulan pada 2026 capai 10 persen dari total emisi 2015. Total emisi 2015 capai 1,75 miliar ton. Copernicus Atmosphere Monitoring Service sediakan Fire Emissions Watch. Pantau kualitas udara.

Krisis Kesehatan Akibat Asap Karhutla

Asap tebal kebakaran lahan picu krisis kesehatan pernapasan. Data Kementerian Kesehatan catat lebih dari 50.000 kasus ISPA. Waktu Juli hingga Agustus 2026. 12.000 kasus infeksi serang anak bawah lima tahun. Tangani darurat medis.

Sumber

Similar Posts