Peluncuran Samsung Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9: Spesifikasi, Fitur AI, dan Harga
Samsung resmi memperkenalkan duo jam tangan pintar terbarunya, Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9, yang akan mulai tersedia di pasar global pada 7 Agustus mendatang. Peluncuran kali ini menandai evolusi signifikan dalam lini wearable Samsung, terutama dengan keputusan berani untuk meninggalkan chipset in-house Exynos dan beralih ke prosesor Qualcomm Snapdragon Wear Elite berfabrikasi 3nm—langkah yang menjanjikan peningkatan efisiensi daya dan kemampuan pemrosesan AI yang lebih mumpuni.
Menariknya, Samsung memposisikan kedua produk ini untuk segmen pasar yang berbeda namun saling melengkapi. Galaxy Watch Ultra2 hadir sebagai pendamping tangguh bagi para petualang dan atlet ekstrem dengan banderol USD 700, naik USD 50 dari generasi sebelumnya. Sementara itu, Galaxy Watch9 membidik pengguna sehari-hari yang mengutamakan kesehatan dan produktivitas, dengan harga mulai USD 380 untuk varian Bluetooth dan USD 430 untuk model LTE—keduanya mengalami kenaikan USD 30 dibanding pendahulunya.
Galaxy Watch Ultra2: Lebih Tipis, Lebih Terang, Lebih Tahan Lama
Perubahan paling mencolok pada Galaxy Watch Ultra2 terletak pada desain yang berhasil dipangkas 12 persen lebih tipis menjadi 10,7mm dan 25 persen lebih ringan berkat rekayasa ulang komponen internal, meski tetap mempertahankan casing titanium premium berukuran 47mm. Tali jam yang terpasang juga lebih tipis, hanya 1,9mm—pengurangan satu milimeter yang ternyata memberikan dampak signifikan pada kenyamanan pemakaian sehari-hari. Samsung juga menyematkan layar Super AMOLED 1,52 inci dengan kecerahan luar biasa hingga 5.000 nits—peningkatan drastis dari 3.000 nits pada model pertama—yang memastikan keterbacaan maksimal bahkan di bawah terik matahari langsung saat mendaki gunung atau berlari trail.
Upgrade baterai menjadi sorotan utama: kapasitas naik 35 persen dari 590mAh menjadi 800mAh, yang diklaim mampu bertahan hingga 60 jam dengan fitur Always-On Display tetap aktif. Daya tahan ekstrem juga diperkuat dengan sertifikasi IP69K—rating tertinggi untuk perangkat rugged yang menjamin perlindungan total dari debu dan semprotan air bertekanan tinggi—serta ketahanan air 10 ATM hingga kedalaman 100 meter, lengkap dengan sertifikasi standar penyelaman EN13319. Samsung menguji perangkat ini dalam air garam 5 persen dan air berklorin untuk memastikan ketahanannya dalam berbagai kondisi air.
Khusus untuk para penyelam, Samsung menjalin kemitraan dengan produsen peralatan selam Mares untuk menghadirkan aplikasi diving khusus yang akan dirilis akhir tahun ini. Aplikasi tersebut akan memantau data penyelaman real-time seperti kecepatan turun-naik, kedalaman, suhu air, dan batas waktu aman—menjadikan Ultra2 bukan sekadar jam tangan pintar, melainkan dive computer yang serius. Tombol-tombol di sisi jam juga dirancang ulang agar lebih ramping dan tidak terlalu menonjol, dengan tombol bundar di tengah yang kini tidak lagi berputar seperti pada model sebelumnya—perubahan logis mengingat fitur rotasi tersebut tidak memiliki fungsi dalam software. Ultra2 hadir dalam dua pilihan warna: Titanium Silver dan Titanium Gray, dilengkapi dengan memori 2GB RAM dan penyimpanan internal 64GB untuk menyimpan musik, aplikasi, dan data latihan secara offline.
Galaxy Watch9: Evolusi Halus untuk Penggunaan Harian
Galaxy Watch9 mempertahankan filosofi desain “squircle” dengan casing aluminium dalam dua pilihan ukuran 40mm dan 44mm, dimensi yang identik dengan pendahulunya namun dengan sedikit penambahan bobot yang hampir tak terasa—31,5g untuk model 40mm (naik dari 30,0g) dan 34,0g untuk model 44mm (naik dari 33,7g). Layar Super AMOLED dengan kecerahan 3.000 nits tetap memadai untuk keterbacaan di berbagai kondisi pencahayaan sehari-hari, bahkan di bawah sinar matahari langsung. Layar 40mm berukuran 1,34 inci, sementara model 44mm menawarkan layar 1,47 inci.
Peningkatan baterai menjadi 390mAh untuk varian 40mm dan 445mAh untuk varian 44mm memberikan daya tahan sekitar 30 jam dalam satu kali pengisian dengan Always-On Display aktif—cukup untuk menemani aktivitas harian tanpa cemas kehabisan daya di tengah jalan. Samsung juga menambahkan pilihan warna Cream untuk model 40mm, melengkapi opsi Graphite dan Silver yang sudah ada, memberikan sentuhan personalisasi lebih segar. Watch9 dilengkapi dengan memori 2GB RAM dan penyimpanan 32GB, menjalankan Wear OS 7 dengan antarmuka One UI Watch 9. Daya tahan tetap terjaga dengan rating IP68 dan ketahanan air 5 ATM, memastikan jam tangan dapat menangani keringat, hujan, dan aktivitas air ringan dengan baik.
Galaxy AI dan Ekosistem Kesehatan yang Lebih Cerdas
Kedua jam tangan ini menjalankan Wear OS 7 dengan antarmuka One UI Watch 9 yang mengintegrasikan asisten AI Google Gemini secara native. Namun, kekuatan sesungguhnya terletak pada fitur kesehatan berbasis Galaxy AI melalui aplikasi Samsung Health yang kini lebih personal dan komprehensif.
Pengguna dapat memantau berbagai metrik vital melalui fitur Vitals, mengukur kesehatan jantung lewat Heart Health Score, serta melacak beban kardio harian melalui Daily Cardio Load yang membantu mengoptimalkan intensitas latihan. Fitur pelacakan Sleep Apnea memberikan insight kesehatan yang lebih mendalam terkait kualitas tidur, sementara peringatan suara keras melindungi pendengaran dari kerusakan akibat paparan noise berlebihan. Fitness Index juga hadir untuk memberikan gambaran umum tentang tingkat kebugaran pengguna secara holistik.
Khusus untuk Galaxy Watch Ultra2, Samsung menghadirkan mode Trail Run baru yang menyediakan navigasi rute real-time dengan panduan elevasi, progres pendakian, estimasi waktu penyelesaian, serta peringatan hidrasi berbasis prediksi keringat berdasarkan intensitas latihan dan data demografis pengguna. Meski sensor tidak mengukur kehilangan elektrolit secara langsung, algoritma ini memberikan panduan praktis untuk menjaga performa optimal saat berolahraga outdoor. Pengguna dapat mengunduh file GPX untuk rute GPS, memungkinkan navigasi yang lebih akurat di medan yang menantang.
“Galaxy Watch terbaru kami menghadirkan pengalaman kesehatan yang semakin cerdas melalui Samsung Health dan Galaxy AI,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia. “Berbagai fitur baru seperti Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio Load, hingga Fitness Intelligence membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara lebih menyeluruh sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang lebih baik untuk menjaga kesehatan maupun meningkatkan performa olahraga.”
Kedua perangkat ini juga menawarkan integrasi dengan platform fitness populer seperti Strava dan iFIT, memberikan akses ke guided workout profesional dan kemampuan berbagi rute latihan dengan komunitas. Kombinasi hardware yang lebih powerful, software yang lebih pintar, dan ekosistem kesehatan yang terintegrasi menjadikan Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 sebagai pilihan menarik bagi mereka yang serius dengan kesehatan dan performa—meski kenaikan harga menjadi pertimbangan tersendiri bagi calon pembeli yang masih puas dengan model tahun lalu.
Sumber
- Samsung Galaxy Watch Ultra 2 leak teases thinner, brighter flagship smartwatch – Engadget
- Samsung Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Rilis, Berapa Harga di Indonesia? – detikINET
- Samsung’s Galaxy Watch 9 and Ultra 2 bet big on battery – The Verge
- Samsung Galaxy Watch 9 vs Galaxy Watch 8: What are the differences? – Engadget
- A week with the Samsung Galaxy Watch Ultra 2: Big, bright and sometimes helpful – Engadget
- Samsung’s Galaxy Watch Ultra 2 is both slimmer and tougher than its predecessor – Engadget
- Samsung’s Galaxy Watch 9 is a gentle evolution of its predecessor – Engadget
