Proyek Seni Ground Truth Ubah Sepeda Citi Bike Jadi Berat Dikayuh di Kawasan Sewa Mahal

Proyek Seni Ground Truth Ubah Sepeda Citi Bike Jadi Berat Dikayuh di Kawasan Sewa Mahal

Ketika sepeda sewaan yang seharusnya memudahkan mobilitas justru dibuat sengaja lebih berat untuk dikayuh, itulah cara seorang seniman Brooklyn menerjemahkan krisis perumahan New York City menjadi pengalaman fisik yang nyata. Ground Truth, proyek seni terbaru dari Justin Blinder, mengubah sepeda Citi Bike menjadi alat protes unik yang secara harfiah membuat pengendara merasakan beban ekonomi kawasan yang mereka lewati—semakin tinggi beban sewa rumah di suatu area, semakin berat pula kayuhan sepeda.

Dari Pengalaman Jadi Kurir hingga Proyek Seni

Ide Ground Truth lahir dari pengalaman pribadi Blinder di tahun 2020, tepat dua minggu sebelum pandemi Covid-19 melanda. Setelah kehilangan pekerjaannya, seniman yang juga bekerja sebagai kontraktor di Meta ini terpaksa mengantar makanan menggunakan sepeda untuk membayar sewa. Selama berbulan-bulan mengayuh sepeda melintasi berbagai lingkungan di kota, ia mulai menyadari ketimpangan ekonomi yang mencolok antar-blok yang berjarak sangat dekat. “Kota ini mulai terasa jauh lebih timpang secara ekonomi dan psikologis,” ungkap Blinder, yang mencatat bagaimana perbedaan demografi dan daya beli bisa sangat ekstrem meskipun lokasinya hanya berjarak beberapa blok saja.

Pengalaman tersebut memicunya untuk memikirkan hubungan antara makanan yang ia antar, karakteristik lingkungan tujuan, hingga ekspektasi tip yang ia terima. Refleksi ini kemudian berkembang menjadi konsep yang lebih besar: bagaimana mengubah abstraksi data ekonomi—seperti statistik affordabilitas perumahan—menjadi pengalaman fisik yang bisa dirasakan langsung di jalanan. Dengan dukungan hibah senilai 10.000 dolar AS dari organisasi seni Brooklyn bernama Idle Hands, Blinder menghabiskan beberapa tahun mengembangkan Ground Truth dari sekadar ide menjadi prototipe yang berfungsi.

Teknologi di Balik Resistensi Sepeda

Ground Truth hadir dalam bentuk kotak abu-abu kecil yang dipasang pada garpu depan sepeda, dilengkapi dengan perangkat keras yang cukup canggih. Di dalamnya terdapat mikrokontroler ESP32-S3, modul GPS untuk pelacakan lokasi, motor servo bertenaga tinggi, dan pembaca kartu SD yang menyimpan data sensus. Saat sepeda bergerak, sistem secara otomatis mencocokkan koordinat GPS dengan data Rent Burden dari American Community Survey milik Biro Sensus AS yang tersimpan di dalam perangkat—semuanya bekerja secara luring tanpa mengirimkan data lokasi ke server manapun.

Mekanisme kerjanya cukup sederhana namun efektif: ketika sepeda memasuki kawasan di mana penduduk menghabiskan lebih dari 30 persen pendapatan mereka untuk sewa rumah, motor servo akan menarik tuas rem depan Citi Bike untuk menambah resistensi kayuhan. Hasilnya, sepeda yang seharusnya ringan dan mudah dikayuh tiba-tiba terasa sangat berat, memaksa pengendara bekerja lebih keras—persis seperti beban ekonomi yang ditanggung warga di kawasan tersebut. Sebaliknya, saat melewati kawasan yang lebih sejahtera secara ekonomi, sepeda akan kembali terasa ringan dan nyaman dikayuh. Blinder bahkan merekam perjalanan uji coba sejauh 35 mil untuk mendokumentasikan perubahan resistensi ini di berbagai komunitas.

Protes terhadap Krisis Keterjangkauan Transportasi

Meski menggunakan Citi Bike sebagai “kanvas” karyanya, proyek ini sebenarnya juga menyoroti ironi dalam sistem transportasi kota. Sepeda sewaan milik Lyft ini, yang seharusnya menjadi solusi mobilitas terjangkau, justru mengalami kenaikan harga selama lima tahun berturut-turut—bertepatan dengan meningkatnya krisis affordabilitas perumahan di New York City. Blinder menciptakan dua versi perangkat: satu untuk sepeda biasa dan satu lagi yang dirancang khusus untuk Citi Bike dengan memanfaatkan mekanisme rem drum depan yang terbuka secara fisik, sehingga ia tidak perlu menembus sistem elektronik tertutup sepeda tersebut.

Namun Blinder menegaskan bahwa Ground Truth bukanlah produk komersial yang akan tersedia untuk umum, kemungkinan besar karena alasan legal terkait modifikasi sepeda sewaan. Tujuan utamanya adalah membuat orang memahami dataset besar tentang ketimpangan ekonomi dengan cara yang lebih nyata dan mengena. “Ini benar-benar mencoba membuat cara kita biasanya memvisualisasikan big data menjadi lebih berwujud dan terasa di tubuh,” jelasnya, menambahkan bahwa ia ingin menciptakan sesuatu yang lebih konfrontatif dan memaksa orang untuk mempertimbangkan kembali cara mereka melihat data. Seperti proyek sebelumnya, Pandemic Pulse—aplikasi yang mengubah kecerahan layar perangkat berdasarkan statistik Covid real-time—Ground Truth adalah upaya untuk menerjemahkan angka-angka abstrak menjadi pengalaman yang lebih manusiawi dan sulit diabaikan.

Sumber

Similar Posts