Mark Zuckerberg Beli Kastil Strancally di Irlandia
CEO Meta Mark Zuckerberg kembali memperluas portofolio properti mewahnya dengan membeli Kastil Strancally, sebuah bangunan bersejarah bergaya gothic yang berdiri di atas lahan seluas 178 hektar di County Waterford, Irlandia. Transaksi yang diselesaikan beberapa minggu lalu ini diperkirakan menelan biaya antara 20 hingga 30 juta Euro—setara dengan Rp 413 miliar hingga Rp 620 miliar—meskipun harga pasti pembelian tidak dirilis ke publik. Keputusan Zuckerberg memilih properti ini tampaknya strategis, mengingat lokasinya hanya berjarak sekitar dua jam perjalanan darat dari Dublin, tempat Meta mendirikan markas internasional dan pusat data seluas 31.000 kaki persegi yang dibuka pada 2017.
Kastil Bersejarah dengan Arsitektur Memukau
Kastil Strancally dibangun sekitar tahun 1830 oleh arsitek James dan George Richard Pain untuk John Keily, seorang politisi dari Partai Konservatif (Tory). Bangunan seluas 16.000 kaki persegi ini menawarkan kemegahan arsitektur abad ke-19 dengan 11 kamar tidur, empat suite menara, perpustakaan, ruang makan, dan ruang tamu. Menurut laporan Irish Times pada 2001, jarak antara dapur dan ruang makan di kastil ini bahkan membutuhkan waktu berjalan cepat selama 4,5 menit—gambaran betapa luasnya properti tersebut. Kastil yang dikelilingi pepohonan hijau dan berada di dekat sungai ini telah dirawat dengan cermat oleh pemilik sebelumnya selama seperempat abad, menciptakan rumah bersejarah yang menawan dengan pemandangan alam yang memukau.
Dukungan dari Pemilik Sebelumnya
Michael Alen-Buckley, co-founder perusahaan investasi swasta, dan istrinya Giancarla tinggal dan merawat Kastil Strancally selama 25 tahun sebelum menjualnya kepada Zuckerberg. Dalam pernyataan resminya, Alen-Buckley mengungkapkan kegembiraan karena Zuckerberg dan keluarganya berkomitmen melanjutkan upaya pemeliharaan yang telah mereka lakukan. “Kami sangat gembira Mark dan keluarganya bermaksud untuk melanjutkan pengelolaan yang telah kami lakukan dengan terus berinvestasi dalam memelihara dan meningkatkan properti dan lahannya sebagai rumah mereka secara berkelanjutan,” katanya. Sementara itu, juru bicara Zuckerberg menyatakan bahwa keluarga tersebut sangat antusias merawat rumah bersejarah ini dan menantikan waktu yang akan mereka habiskan di Irlandia, meskipun mereka tetap akan tinggal di Amerika Serikat sebagai tempat tinggal utama.
Bergabung dengan Klub Elite Miliarder Teknologi di Irlandia
Dengan pembelian ini, Zuckerberg bergabung dengan deretan miliarder teknologi lain yang memilih Irlandia sebagai destinasi investasi properti. James Dyson, entrepreneur di balik merek teknologi rumah tangga terkenal, membeli Ballynatray House di Waterford pada 2024, sementara John Collison, co-founder platform pembayaran Stripe, membeli Abbey Leix di County Laois pada 2021. Kehadiran para tokoh teknologi global ini di Irlandia mencerminkan daya tarik negara tersebut sebagai pusat bisnis teknologi internasional, terutama dengan keberadaan markas internasional Meta yang berlokasi 20 menit dari pusat kota Dublin.
Ekspansi Properti di Amerika Serikat
Kastil Strancally bukanlah satu-satunya properti mewah dalam portofolio real estat Zuckerberg tahun ini. Beberapa bulan sebelumnya, ia dan istrinya Priscilla Chan dilaporkan membeli rumah mewah senilai 170 juta Dolar AS di kawasan eksklusif Miami, Florida—di lingkungan yang sama dengan Jeff Bezos, pendiri Amazon. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari strategi untuk menghindari pajak kekayaan yang tengah direncanakan negara bagian California, tempat Zuckerberg juga memiliki lebih dari 11 properti di Palo Alto. Selain itu, ia diketahui memiliki properti di Washington D.C. dan Hawaii, mencerminkan strategi diversifikasi aset yang matang di berbagai lokasi strategis di Amerika Serikat.
Keputusan Zuckerberg membeli kastil bersejarah di Irlandia bukan sekadar investasi properti biasa, melainkan juga sinyal komitmen jangka panjang terhadap kawasan yang menjadi pusat operasional internasional Meta. Pembelian Kastil Strancally menunjukkan bagaimana pemimpin teknologi dunia tidak hanya membangun kerajaan bisnis, tetapi juga memilih aset properti bersejarah yang memiliki nilai budaya dan arsitektur tinggi untuk menjadi bagian dari warisan keluarga mereka.
