Penyatuan Realme UI dan OxygenOS ke ColorOS

Penyatuan Realme UI dan OxygenOS ke ColorOS

BBK Electronics satukan sistem operasi Realme UI dan OxygenOS ke ColorOS milik Oppo. Ponsel Oppo, OnePlus, dan Realme akan pakai satu antarmuka sama. Langkah ini ubah ekosistem perangkat lunak tiga merek.

Pangkas Biaya R&D

Konsolidasi bertujuan pangkas biaya penelitian dan pengembangan (R&D). Oppo sebelumnya danai tiga antarmuka berbeda. Basis kode ketiganya sudah mirip sejak 2021. Pada 2021, Pete Lau umumkan penggabungan basis kode OxygenOS dan ColorOS untuk percepat pengembangan.

Integrasi Operasional Bisnis

Restrukturisasi mencakup integrasi operasional OnePlus dan Realme ke organisasi inti Oppo. Di India, layanan purnajual OnePlus dialihkan penuh ke jaringan pusat servis Oppo. Langkah ini perkuat kendali Oppo atas merek di bawahnya.

Perubahan Strategi Pasar

OnePlus ubah strategi pasar. Penjualan fokus eksklusif di India dan China. OnePlus ditarik dari pasar global lain. Situs resmi OnePlus Jerman arahkan konsumen ke perangkat Oppo. Stok produk di situs OnePlus Inggris habis. Realme ambil langkah sebaliknya. Realme tinggalkan pasar domestik China untuk fokus pasar internasional. India jadi satu-satunya pasar tempat OnePlus dan Realme bersaing langsung.

Dampak Identitas Merek

Penghapusan OxygenOS hilangkan identitas khas OnePlus. Sejak rilis OnePlus One tahun 2014, OxygenOS dikenal bersih dan minim bloatware. Bagi pengguna Realme, transisi ke ColorOS tidak terasa berbeda. Basis sistem Realme UI sejak awal mirip ColorOS.

Penutup

Penyatuan sistem operasi dan restrukturisasi pasar ubah arah bisnis Oppo, OnePlus, dan Realme. Langkah BBK Electronics ini fokuskan efisiensi biaya dan pembagian wilayah pasar baru.

Sumber

Similar Posts