Restrukturisasi Besar Kepemimpinan AI Google: Demis Hassabis Mundur dari CEO DeepMind, Jeff Dean Dirikan Startup Baru
Google mengumumkan perombakan besar kepemimpinan divisi kecerdasan buatan yang melibatkan sejumlah tokoh penting, termasuk mundurnya Demis Hassabis dari jabatan CEO Google DeepMind. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CEO Google dan Alphabet, Sundar Pichai, melalui memo internal pada Rabu (5 Agustus 2026), menandai babak baru dalam strategi AI raksasa teknologi tersebut di tengah persaingan ketat dengan OpenAI dan Anthropic.
Demis Hassabis Fokus pada Pengembangan AGI
Hassabis, yang mendirikan DeepMind pada 2010 bersama Shane Legg dan Mustafa Suleyman sebelum diakuisisi Google pada 2014, kini beralih ke peran strategis sebagai Chair Google DeepMind dan Chief Scientist di Alphabet. Peraih Nobel Kimia 2024 ini juga akan tetap memimpin Isomorphic Labs, perusahaan spin-off yang menggunakan AI untuk penemuan obat-obatan. Keputusan ini, menurut Hassabis, diambil agar ia dapat melepaskan tanggung jawab operasional sehari-hari dan memusatkan perhatian penuh pada pengembangan Artificial General Intelligence (AGI)—AI dengan kemampuan berpikir setara atau melampaui manusia.
“Seperti yang sering kalian dengar dari saya, saya selalu percaya aplikasi nomor satu dari AI seharusnya adalah untuk meningkatkan kesehatan manusia,” tulis Hassabis dalam pesan kepada karyawan. “Inilah saatnya bagi AI untuk membuktikan nilainya yang tak terbantahkan kepada dunia, dan cara terbaik menunjukkannya adalah dengan membantu akhirnya menyembuhkan penyakit seperti kanker.”
Koray Kavukcuoglu Ambil Alih Kepemimpinan Operasional
Posisi CEO Google DeepMind kini diisi oleh Koray Kavukcuoglu, yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO). Dalam peran barunya sebagai Senior Vice President (SVP), Kavukcuoglu akan melapor langsung kepada Pichai sambil mempertahankan posisinya sebagai Chief AI Architect Google. Ia akan mengawasi pengembangan model Gemini—yang telah mencapai 950 juta pengguna bulanan—riset AI terdepan, serta tim pengembang dan aplikasi Gemini.
Kavukcuoglu telah berada di DeepMind sejak masa-masa awal perusahaan dan selama 13 tahun berkontribusi pada terobosan seperti WaveNet dan DQN. “Saya sangat menantikan untuk melihatnya memimpin GDM ke babak berikutnya,” kata Pichai dalam memo tersebut. Sementara itu, Hassabis menyatakan akan tetap terhubung erat dengan Kavukcuoglu dan tim DeepMind lainnya, memberikan arahan strategis terkait model dan riset.
Jeff Dean dan Sanjay Ghemawat Dirikan Startup Baru
Perombakan ini juga diwarnai kepergian tokoh veteran Google. Jeff Dean, yang telah mengabdi 27 tahun sebagai Chief Scientist Google DeepMind dan merupakan karyawan ke-30 perusahaan, meninggalkan Google bersama Google Fellow Sanjay Ghemawat untuk mendirikan startup bernama Discovery Loop. Startup berbentuk public benefit corporation ini akan fokus membangun solusi AI yang dapat memecahkan masalah penting dalam machine learning, sains, dan teknik secara otomatis dengan sedikit campur tangan manusia.
“Misi kami sederhana: kami membangun solusi AI yang dapat secara otomatis memecahkan masalah penting dalam machine learning, sains, dan teknik,” tulis Discovery Loop di situs webnya. “Dengan memajukan kecepatan penemuan teknik dan saintifik, kami dapat membawa manfaat sains dan teknologi ke dunia jauh lebih cepat.” Menariknya, Google akan menjadi investor pendiri Discovery Loop dengan dana yang jumlahnya tidak disebutkan, sekaligus bertindak sebagai penyedia layanan cloud bagi startup tersebut—sebuah pola pembiayaan sirkular yang menarik perhatian pengamat industri.
Tekanan Kompetisi dan Strategi Jangka Panjang
Restrukturisasi kepemimpinan ini terjadi di tengah tekanan besar yang dihadapi Google untuk tetap kompetitif dalam perlombaan AI generatif. Perusahaan baru-baru ini membubarkan tim AlphaFold—proyek prediksi struktur protein yang bahkan meraih Nobel dan melibatkan Hassabis—dengan merealokasi sebagian karyawannya. Selain itu, Google juga mengumumkan rencana investasi hingga 40 miliar dolar AS di Anthropic berdasarkan pencapaian target kinerja tertentu, sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat posisinya menghadapi OpenAI.
Pichai menekankan bahwa perubahan ini dirancang untuk mempercepat momentum AI perusahaan sambil membentuk masa depan AGI. “Demis telah menggambarkan kita sebagai berdiri di kaki bukit singularitas, dan telah menghabiskan banyak waktunya untuk terlibat secara eksternal,” kata Pichai. “Dia dan saya telah lama mendiskusikan peran yang memungkinkannya memusatkan perhatian penuh untuk secara aktif membentuk masa depan AGI—pekerjaan yang sangat penting bagi Alphabet dan kemanusiaan.”
Sumber
- Google just announced a major shakeup of its top AI leadership – The Verge
- Google DeepMind CEO Demis Hassabis is stepping down, but will remain with the company – Engadget
- Changes at Google DeepMind: Demis Hassabis from CEO to Chair, Jeff Dean departs – Google Blog
- Google’s AI shake-up: DeepMind’s Hassabis steps aside, senior scientists depart – Ars Technica
- Google Rombak Jajaran Bos AI, Peraih Nobel Kimia Tinggalkan Kursi CEO DeepMind – Kompas Tekno
