Microsoft Tekan LG Hentikan Iklan McAfee di Windows 11

Microsoft Tekan LG Hentikan Iklan McAfee di Windows 11

Pengguna Windows 11 yang menggunakan monitor LG akhirnya bisa bernapas lega setelah Microsoft turun tangan menghentikan praktik iklan spam yang mengganggu. Pavan Davuluri, Kepala Divisi Windows di Microsoft, mengonfirmasi melalui akun X-nya bahwa LG telah menyetujui untuk segera menonaktifkan pop-up iklan McAfee yang muncul tanpa izin di layar komputer pengguna. Langkah ini datang setelah gelombang keluhan dari pengguna yang merasa sistem mereka “dibajak” oleh aplikasi yang terinstal secara diam-diam.

Instalasi Diam-Diam Lewat Windows Update

Masalah bermula ketika monitor LG—baik model baru maupun produk lama yang beredar sejak 2024—secara otomatis menginstal LG Monitor App Installer ke PC Windows 11 saat pertama kali terhubung. Aplikasi ini masuk ke sistem melalui pembaruan driver Windows tanpa meminta persetujuan eksplisit dari pengguna, kemudian mulai menampilkan iklan pop-up besar yang mempromosikan antivirus McAfee dan produk LG lainnya. Bagi banyak pengguna, kejutan ini terasa seperti pelanggaran privasi, apalagi mengingat harga monitor LG yang mencapai $1.200—bukan perangkat murah yang biasanya dibundel dengan bloatware.

Reaksi keras dari komunitas teknologi pun tak terelakkan. Channel YouTube Gamers Nexus menyoroti kasus ini, yang langsung membuat rating monitor LG di situs resmi perusahaan anjlok menjadi satu bintang. Akibat protes masif tersebut, harga monitor yang bermasalah bahkan dipotong hampir setengahnya sebagai upaya damage control.

LG Bela Diri, Microsoft Bertindak Tegas

Menanggapi kontroversi ini, LG mengeluarkan pernyataan panjang kepada Windows Latest yang justru menuai kritik lebih lanjut. Perusahaan asal Korea Selatan itu mengklaim bahwa McAfee tidak pernah terinstal secara otomatis dan selalu memerlukan persetujuan pengguna. Menurut LG, aplikasi installer mereka didistribusikan melalui proses resmi Microsoft dengan McAfee sebagai opsi opsional, dan tidak ada data pribadi pelanggan yang dikumpulkan atau ditransmisikan. Namun, pernyataan ini tampak meleset dari inti permasalahan: mengapa aplikasi installer itu sendiri bisa masuk ke sistem tanpa izin pengguna di tempat pertama?

Microsoft, yang tampaknya tidak ingin reputasi Windows 11 tercoreng lebih jauh, segera mengambil langkah tegas. Davuluri menyatakan bahwa pihaknya telah berhubungan langsung dengan tim LG dan mengapresiasi kerja sama mereka untuk menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna bersama. “Kami akan terus melakukan perbaikan bersama mitra ekosistem kami,” ujarnya, seakan memberikan peringatan halus kepada produsen perangkat lain yang mungkin melakukan praktik serupa.

Bukan Hanya LG yang Melakukannya

Menariknya, LG bukan satu-satunya produsen yang memanfaatkan celah distribusi driver Windows untuk menyusupkan aplikasi tambahan. Tom Warren dari The Verge mencatat bahwa Dell juga melakukan hal serupa dengan secara otomatis menginstal Alienware Command Center ketika monitor Alienware tersambung ke PC Windows. Bahkan LG sendiri diketahui menampilkan iklan mengganggu di smart TV-nya saat startup, menunjukkan bahwa praktik monetisasi agresif ini sudah menjadi bagian dari strategi bisnis yang lebih luas.

Bagi pengguna yang sudah terlanjur terdampak, solusinya cukup sederhana namun tidak seharusnya diperlukan: buka Settings, pilih Apps, masuk ke Installed apps, cari LG Monitor App Installer, lalu klik uninstall. Sementara itu, kasus ini menjadi pengingat bahwa bahkan perangkat premium pun tidak kebal dari praktik bloatware—dan tekanan publik, ditambah intervensi dari raksasa teknologi seperti Microsoft, masih merupakan senjata paling ampuh untuk memaksa akuntabilitas perusahaan.

Sumber

Similar Posts