Apple Gelar Acara Surprise and Shine 9 September 2026
Apple resmi mengumumkan acara peluncuran bertajuk “Surprise and Shine” yang akan digelar pada 9 September 2026 pukul 10.00 waktu Pacific Time di Steve Jobs Theater, Apple Park, Cupertino. Bagi penggemar di Indonesia, acara ini dapat disaksikan secara langsung pada Kamis, 10 September 2026 pukul 00.00 WIB melalui situs web Apple dan kanal YouTube resmi perusahaan. Yang membuat acara kali ini istimewa bukan hanya deretan produk baru yang dinanti-nantikan, tetapi juga kehadiran John Ternus sebagai CEO Apple yang baru — menandai era kepemimpinan pertamanya setelah mengambil alih kendali dari Tim Cook pada 1 September 2026.
iPhone Lipat: Kejutan Besar yang Dinanti Bertahun-tahun
Sorotan terbesar dari acara September ini tertuju pada kemungkinan peluncuran iPhone lipat pertama Apple, yang selama ini beredar dengan sebutan iPhone Fold atau iPhone Ultra. Meskipun Apple belum mengonfirmasi secara resmi, berbagai laporan dan bocoran kode iOS 27 mengindikasikan bahwa perangkat ini sudah mendekati tahap peluncuran dan berpeluang besar diperkenalkan bulan depan. Jika benar meluncur, ini akan menjadi perubahan desain paling fundamental dalam sejarah iPhone sekaligus membawa Apple berhadapan langsung dengan rival seperti Samsung Galaxy Z Fold 8.
Berdasarkan bocoran yang beredar, iPhone lipat ini diperkirakan mengusung desain book-style yang dibuka seperti buku — konsep yang mirip dengan lini Galaxy Z Fold Samsung. Perangkat ini dikabarkan memiliki layar luar berukuran sekitar 5,5 inci untuk penggunaan sehari-hari, sementara layar utama mencapai 7,8 inci dengan rasio 4:3 ketika dibentangkan, memberikan pengalaman layaknya iPad Mini yang bisa dilipat. Apple juga disebut berupaya keras meminimalkan bekas lipatan atau crease pada layar — salah satu keluhan umum pada ponsel lipat generasi awal.
Dari sisi spesifikasi, iPhone lipat ini diperkirakan ditenagai oleh chip A20 berbasis proses fabrikasi 2nm dan dilengkapi RAM 12 GB untuk mendukung performa multitasking yang mumpuni. Menariknya, Apple kabarnya memilih Touch ID pada tombol samping alih-alih Face ID demi mempertahankan ketebalan bodi yang hanya sekitar 4,5 mm ketika dibuka. Bagian belakang perangkat diperkirakan membawa dua kamera, meskipun detail spesifikasinya belum terungkap. Namun semua kecanggihan ini datang dengan harga yang tidak murah — sejumlah rumor menempatkan banderol iPhone lipat di kisaran USD 2.000 hingga USD 2.500, menjadikannya iPhone termahal yang pernah dijual Apple.
iPhone 18 Pro dan Strategi Peluncuran yang Berubah
Selain iPhone lipat, Apple diperkirakan akan memperkenalkan iPhone 18 Pro dengan layar 6,3 inci dan iPhone 18 Pro Max berukuran 6,9 inci. Kedua model ini akan ditenagai chip A20 Pro yang juga dibuat menggunakan proses fabrikasi 2nm, dengan peningkatan pada sektor kamera yang kini mengusung teknologi variable aperture — fitur yang memungkinkan kontrol bukaan lensa secara dinamis untuk hasil foto lebih optimal. Model Pro Max juga dikabarkan memiliki bodi lebih tebal untuk mengakomodasi baterai berkapasitas lebih besar, menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan daya tahan lebih lama.
Namun yang cukup mengejutkan, Apple dilaporkan akan menunda peluncuran model iPhone 18 standar hingga tahun 2027. Model standar ini nantinya akan dirilis bersamaan dengan iPhone 18e dan iPhone Air generasi kedua, memecah tradisi peluncuran lini iPhone secara serentak yang selama ini menjadi ciri khas Apple. Perubahan strategi ini mengindikasikan bahwa Apple sedang melakukan restrukturisasi portofolio produknya, mungkin untuk memberikan ruang lebih besar bagi iPhone lipat sebagai fokus utama di segmen premium.
Ekosistem AI dan Produk Pendukung Lainnya
Di luar iPhone, acara Surprise and Shine juga diperkirakan akan mengumumkan tanggal peluncuran resmi iOS 27, iPadOS 27, dan macOS Golden Gate — sistem operasi terbaru yang menempatkan Apple Intelligence dan Siri AI sebagai pusat ekosistem perangkat Apple. Transformasi ini bukan sekadar pembaruan biasa, melainkan upaya Apple membangun pengalaman lintas platform yang lebih terpadu dan cerdas, seperti yang telah diperkenalkan dalam format baru keynote WWDC di bulan Juni lalu.
Laporan juga menyebutkan bahwa Apple sedang menyiapkan jajaran produk baru yang terintegrasi dengan ekosistem Siri AI, termasuk Apple Watch Series 12, Apple Watch Ultra, HomePod mini yang diperbarui, serta kotak Apple TV generasi terbaru. Bahkan ada kabar tentang layar pintar yang dirancang khusus untuk mengontrol perangkat rumah pintar — menandakan ambisi Apple untuk memperkuat posisinya di segmen smart home yang terus berkembang.
Dengan kepemimpinan baru John Ternus dan deretan inovasi yang siap diumumkan, acara 9 September 2026 berpotensi menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan Apple. Apakah iPhone lipat benar-benar akan hadir, atau masih sebatas rumor yang harus ditunggu lebih lama? Jawabannya akan terungkap dalam hitungan hari.
